Google Yahoo Msn

Kata Mutiara Islam tentang Kehidupan Dunia

Written By Unknown on Selasa, 08 Oktober 2013 | Selasa, Oktober 08, 2013

Berikut ini adalah beberapa kata mutiara, kata bijak penuh makna dari ajaran maupun para ulama islam mengenai kehidupan dunia. Kata mutiara biasanya lebih mudah diingat dan difahami serta memiliki arti dan makna yang mendalam. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari kata-kata mutiara islami ini.

Dunia adalah tempat tinggal kita sekarang ini. Sebelumnya, kita menempati alam arwah atau ruh. Setelah kematian, di mana setiap orang akan merasakannya, kita akan menempati alam lain yang bernama akhirat. Alam inilah tempat tinggal kita yang sebenarnya karena di sanalah kita dijanjikan keabadian oleh Allah.

Dengan pengetahuan seperti inilah, hendaknya kaum muslimin bisa mengatur dan menyikapi kehidupannya di dunia ini.

Kata Mutiara Islam tentang Dunia

“Dunia ini ibarat bayangan: kejar dia dan engkau tak akan pernah bisa menangkapnya; balikkan badanmu darinya dan dia tak punya pilihan lain kecuali mengikutimu.” – Ibnu al-Qayyim

“Kehilangan waktu itu lebih sulit daripada kematian, karena kehilangan waktu membuatmu jauh dari Allah dan Hari Akhir, sementara kematian membuatmu jauh dari kehidupan dunia dan penghuninya saja.” – Ibnu al-Qayyim

“Dunia ini hanya terdiri atas tiga hari: Kemarin, ia telah pergi bersama dengan semua yang menyertainya. Besok, engkau mungkin tak akan pernah menemuinya. Hari ini, itulah yang kau punya, jadi beramallah di sana.” – Hasan al Bashri

“Dan demikianlah rahasia dunia ini. Jika engkau membuang cinta dunia dari hatimu, dunia akan tersedia untuk engkau ambil. Engkau bisa memiliki dunia karena ia berada di tanganmu dan bukan di dalam hatimu.” – Hamzah Yusuf

“Setiap dan semua bagian dari dunia ini adalah perangkap bagi yang jahil dan perangkat kebahagiaan bagi yang bijak.” – Rumi

“Ketika cinta atas dunia memasuki hati, takut akan Akhirat akan keluar darinya. Berhati-hatilah dengan godaan dunia, karena tidak seorang hambapun yang membuka sebuah pintu dunia ini tanpa tertutupnya beberapa pintu Akhirat baginya.” Hasan al Bashri

“Kita membangun kehidupan dunia ini dengan merobek-robek agama kita. Pada akhirnya, baik agama maupun dunia yang kita bangun tak lagi bersisa.” – Ibrahim bin Adham

“Jika saja dunia ini dijual di pasar, aku tak akan membelinya seharga sepotong roti karena semua permasalahan yang dimilikinya.” – Imam asy Syafi’i

“Dunia ini hanyalah kehancuran; lebih hancur lagi hati yang bekerja untuknya. Akhirat itu tumbuh; lebih berkembang lagi hati yang bekerja untuknya.” – Tak diketahui

Mutiara Al Qur’an tentang Kehidupan Dunia

“Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” – Al Baqarah [2:212]

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” – Ali Imran [3:185]

“Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.” – An Nisaa’ [4:77]

“Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu.” – Al Kahfi [18:45]

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” – Ar Rum [30:7]

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” – Al hadid [57:20]
Selasa, Oktober 08, 2013 | 0 komentar | Baca Selengkapnya!...

Oase Ramadan: Pentingnya Pendidikan Dalam Islam

Written By Unknown on Minggu, 28 Juli 2013 | Minggu, Juli 28, 2013

Metrotvnews.com: Ustad Adnin Arnas mengatakan Islam memberikan perhatian yang besar terhadap pendidikan. Banyak ayat didalam Al Quran yang menunjukkan kemuliaan dari orang-orang berilmu. Allah SWT mengatakan orang yang berilmu berbeda dengan orang yang tidak berilmu, hanya orang-orang berilmu yang takut kepada Allah SWT.

Rasulullah juga banyak berpesan dalam Hadisnya mengenai ilmu dan pendidikan seperti siapapun yang keluar rumah yang bertujuan menuntut ilmu maka dia berada di jalan Fi Sabilillah hingga kembali pulang nanti. Para Ulama zaman dahulu melakukannya. Demi ilmu, mereka merantau jauh dan menempuh perjalanan beribu kilometer untuk mencari ilmu. Tidak terbayangkan betapa jauhnya tempat itu daerah asalnya.

Hal ini menunjukkan Islam sebagai agama yang mementingkan pendidikan. Islam adalah sumber dari konsep pendidikan. Islam mengajarkan umatnya untuk mencari ilmu.

"Agama sesungguhnya adalah untuk orang yang berakal. Namun bukan hanya akal yang dibutuhkan untuk mengetahui kebenaran. Wahyu juga diperlukan," ujarnya.

Salah satu syarat menerima agama adalah saat sudah akil baligh. Kombinasi keduanya membuat apa yang kita terima menjadi seimbang. Agama seharusnya sudah pasti membuat seseorang pendidikan karena hakekat pendidikan adalah membuat seseorang menjadi berakhlak.

Pendidikan adalah salah satu pilar yang mendukung kemajuan bangsa. Tanpa pendidikan, tidak mungkin ada pembangunan dan tidak mungkin ada kemajuan. Irjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Haryono Umar mengatakan orang yang berkecimpung didunia pendidikan kini justru banyak yang menunjukkan contoh tidak baik. Hal itu terlihat dengan banyaknya kasus dugaan korupsi yang melanda para pelaku dan institusi pendidikan.

Dalam penerapan pendidikan di masa kini, dibutuhkan contoh dan suri tauladan. Selain itu, Haryono mengatakan para pelaku pendidikan harus memiliki kesadaran mengenai tugas yang mereka emban.

"Bekerja dalam dunia pendidikan adalah sangat mulia," katanya.

Haryono menegaskan jabatan adalah amanah. Selain itu pertanggung jawaban atas anggaran pendidikan tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat
Minggu, Juli 28, 2013 | 3 komentar | Baca Selengkapnya!...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *