Google Yahoo Msn

BI Harapkan Porsi Transaksi Spot Valas Menurun

Written By Unknown on Rabu, 09 Oktober 2013 | Rabu, Oktober 09, 2013

Jakarta (Antara) - Bank Indonesia mengharapkan porsi transaksi spot yang masih mendominasi pasar valas domestik dapat berkurang seiring dikeluarkannya Peraturan Bank Indonesia No.15/8/PBI/2013 tentang Transaksi Lindung Nilai kepada Bank, Rabu.

"Harapan kami transaksi spot yang market share-nya rata-rata mencapai 73 persen dapat menurun dan transaksi swap-nya meningkat," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Rabu.

Difi menuturkan, untuk transaksi swap saat ini rata-rata market share-nya di pasar valas domestik sebesar 21 persen. Pasar valas domestik sendiri memang masih dalam tahap berkembang yang ditandai dengan kondisi excess demand (permintaan lebih besar dari pada suplai) valas yang relatif persisten, terbatasnya instrumen atau jenis transaksi dan adanya segmentasi pasar.

"Hal ini berpengaruh bagi kerentanan nilai tukar rupiah terhadap gejolak yang berasal dari faktor internal maupun eksternal," ujar Difi.

Difi mengatakan, ketentuan yang dikeluarkan oleh BI tersebut maupun Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-09/MBU/2013 tentang Transaksi Lindung Nilai BUMN yang telah diterbitkan pada 25 September 2013 lalu, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pelaku ekonomi (nasabah bank) terhadap transaksi spot dalam memenuhi kebutuhan valas.

"Kami berharap supply dan demand (di pasar valas domestik) itu berimbang, karena bisa jadi dengan aktifnya transaksi non spot, eksportir yang punya sumber valas bisa masuk juga sehingga diharapkan juga secara berkesinambungan untuk pengembangan pasar valas," kata Difi.

Dalam PBI No.15/8/PBI/2013, transaksi lindung nilai itu mencakup jenis transaksi derivatif valas terhadap rupiah yang standar antara lain dalam bentuk forward dan swap. Adapun underlying transaksi lindung nilainya berupa kegiatan ekonomi yang meliputi pembayaran utang dalam valuta asing, kegiatan ekspor impor, dan kegiatan investasi.

Sementara itu, untuk nilai nominal transaksi lindung nilai paling banyak sebesar nilai nominal underlying kegiatan ekonomi yang tercantum dalam dokumen kegiatan pendukung.
Rabu, Oktober 09, 2013 | 0 komentar | Baca Selengkapnya!...

Kata Mutiara Islam tentang Kehidupan Dunia

Written By Unknown on Selasa, 08 Oktober 2013 | Selasa, Oktober 08, 2013

Berikut ini adalah beberapa kata mutiara, kata bijak penuh makna dari ajaran maupun para ulama islam mengenai kehidupan dunia. Kata mutiara biasanya lebih mudah diingat dan difahami serta memiliki arti dan makna yang mendalam. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari kata-kata mutiara islami ini.

Dunia adalah tempat tinggal kita sekarang ini. Sebelumnya, kita menempati alam arwah atau ruh. Setelah kematian, di mana setiap orang akan merasakannya, kita akan menempati alam lain yang bernama akhirat. Alam inilah tempat tinggal kita yang sebenarnya karena di sanalah kita dijanjikan keabadian oleh Allah.

Dengan pengetahuan seperti inilah, hendaknya kaum muslimin bisa mengatur dan menyikapi kehidupannya di dunia ini.

Kata Mutiara Islam tentang Dunia

“Dunia ini ibarat bayangan: kejar dia dan engkau tak akan pernah bisa menangkapnya; balikkan badanmu darinya dan dia tak punya pilihan lain kecuali mengikutimu.” – Ibnu al-Qayyim

“Kehilangan waktu itu lebih sulit daripada kematian, karena kehilangan waktu membuatmu jauh dari Allah dan Hari Akhir, sementara kematian membuatmu jauh dari kehidupan dunia dan penghuninya saja.” – Ibnu al-Qayyim

“Dunia ini hanya terdiri atas tiga hari: Kemarin, ia telah pergi bersama dengan semua yang menyertainya. Besok, engkau mungkin tak akan pernah menemuinya. Hari ini, itulah yang kau punya, jadi beramallah di sana.” – Hasan al Bashri

“Dan demikianlah rahasia dunia ini. Jika engkau membuang cinta dunia dari hatimu, dunia akan tersedia untuk engkau ambil. Engkau bisa memiliki dunia karena ia berada di tanganmu dan bukan di dalam hatimu.” – Hamzah Yusuf

“Setiap dan semua bagian dari dunia ini adalah perangkap bagi yang jahil dan perangkat kebahagiaan bagi yang bijak.” – Rumi

“Ketika cinta atas dunia memasuki hati, takut akan Akhirat akan keluar darinya. Berhati-hatilah dengan godaan dunia, karena tidak seorang hambapun yang membuka sebuah pintu dunia ini tanpa tertutupnya beberapa pintu Akhirat baginya.” Hasan al Bashri

“Kita membangun kehidupan dunia ini dengan merobek-robek agama kita. Pada akhirnya, baik agama maupun dunia yang kita bangun tak lagi bersisa.” – Ibrahim bin Adham

“Jika saja dunia ini dijual di pasar, aku tak akan membelinya seharga sepotong roti karena semua permasalahan yang dimilikinya.” – Imam asy Syafi’i

“Dunia ini hanyalah kehancuran; lebih hancur lagi hati yang bekerja untuknya. Akhirat itu tumbuh; lebih berkembang lagi hati yang bekerja untuknya.” – Tak diketahui

Mutiara Al Qur’an tentang Kehidupan Dunia

“Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” – Al Baqarah [2:212]

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” – Ali Imran [3:185]

“Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.” – An Nisaa’ [4:77]

“Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu.” – Al Kahfi [18:45]

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” – Ar Rum [30:7]

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” – Al hadid [57:20]
Selasa, Oktober 08, 2013 | 0 komentar | Baca Selengkapnya!...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *